Latihan dasar kepemimpinan (LDK) Adalah kegiatan yang dilaksanankan sebelum menjadi anggota osis dan bantara (Dewan Ambalan). Kegiatan LDK dilaksanakan untuk menyiapkan dan mencetak calon-calon pemimpin yang tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab. LDK ini diselenggarakan untuk menumbuhkan sikap saling tolong-menolong dan kerja sama antara osis dan dewan ambalan. Karena nantinya merekalah yang akan menjadi pengurus dan pelaksana kegiatan-kegiatan di sekolah.
LDK SMK Batik Perbaik Purworejo dilaksanakan di dua tempat,yaitu di sekolah SMK Batik Perbaik Purworejo dan wisata Curug Putri,tepatnya di Desa Cimpedaak, Bruno, Purworejo. Hamparan alam sekitar curug masih terlihat asri dan bersih, ditambah pemandangan Curug Putri yang indah diantara tebing-tebing. Pohon-pohon pinus berdiri kokoh menambah sejuk dan segarnya udara di sana. Semua itu menjadi kenangan dan hal yang tak pernah terlupakan.
Berikut kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan :
- Upacara Pembukaan
Upacara pembukaan dilaksanakan diawal kegiatan LDK. Upacara berlangsung secara hikmat dan tertib. Pembina upacara tak lain adalah kepala SMK Batik Perbaik Purworejo Bapak Sujatmiko,S.Pd.
2. Latihan PBB
Di sini para peserta LDK juga diberi materi tentang baris-berbaris (PBB) oleh Bp Akhmad Muhlasin,S.Pd , para bantara, dan osis sebelumnya. Hampir semua gerakan PBB dipraktikan,baik aba-aba ditempat maupun aba-aba berjalan, seperti: siap grak,hormat grak,maju jalan,haluan kiri jalan,dll.
3.Pembelajaran teori menjadi pemimpin yang baik
Pemateri dalam kegiatan ini adalah Bp Akhmad Muhlasin,S.Pd. Siswa diberi bekal tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik dan bertanggung jawab. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah pola fikir siswa dalam mejalankan kepemimpinanya,diharapkan siswa bisa menangani masalah yang ada dengan solusi yang tepat.
4.Pembelajaran tentang sikap seorang pemimpin
Dalam pembelajaran ini peserta LDK dibimbing tentang bagaimana bersikap yang baik bagi seorang pemimpin. Seorang pemimpin adalah orang yang mampu memimpin dirinya sendiri dan orang lain.”Sikap kejujuran seorang leadership sangat dibutuhkan di dalam kepemimpinanya” salah satu kalimat yang utarakan oleh Bp Akhmad Mujahidin Tsani,S.Pd.Jas. selaku pemateri.
5. Dinamika Kelompok
Dinamika Kelompok adalah hal yang sangat menyenangkan, karena setelah mengikuti rangkaian acara mulai PBB dan berbagai teori tentang LDK tentunya para peserta merasa jenuh. Maka kegiatan inilah yang mampu membuat para peserta merasa senang dan mereka juga menjadi lebih dekat dengan para peserta yang lain. Di sini ada 3 kegiatan yaitu mengumpulkan balon dengan mata ditutup seperti pada gambar di atas ,memindahkan air dengan menggunakan bilahan bambu dan baskom kecil, dan menyusun korek api diatas mulut botol. Jenis kegiatan ini sangat bagus sekali untuk menguji kekompakan mereka
6.Berdoa bersama
Setelah selesai sholat mahrib peserta LDK melaksanakan kegiatan membaca asmaul husna dan mendengarkan kultum dari bp Fathur,S.Pd selaku guru agama. Kegiatan berlanjut setelah sholat isya’ berjamaah yang dilakukan sampai pukul 20.00 WIB.
7.Pembelajaran tentang action seorang leadership
“Leadership is action,but not position” adalah kata-kata yang diajarkan oleh Bp Agus Sutrasno,S.Pd selaku guru Hahasa Inggris di SMK Batik.Siswa diajarkan untuk menjadi seorang pemimpin yang benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik,dan tidak sekedar untuk mencari posisi (jabatan) semata. ***(THT)